Miofibril Adalah

2 min read

Myofibril adalah komponen – komponen otot pada rangka hewan, Miofibril juga merupakan suatu filamen yang memiliki bentuk dengan memanjang dan bergerak secara sejajar antar satu sama lain untuk membentuk serat otot (myo).

Dengan adanya Miofibril ini bisa menghasilkan miofiber dan akan mengalami perkembangan sepanjang beberapa sentimeter.

Namun pada serabut otot – otot tersebut suatu sel multinukleus tunggal mereka saling menyatu sehingga mereka membentuk menjadi sebuah otot.

Jadi Miofibril ini membentuk penyusunanya yaitu : subunit yang secara berulang dan bisa disebut dengan sarkomer.

Maka dari itu sarkomer ini sangat berperan penting dalam kontraksi otot.

Struktur Miofibril

Miofibril Adalah
Miofibril Adalah

Miofibril ini tersusun dari dua jenis filamen Yaitu : filamen tipis dan filamen tebal. Namun untuk filamen yang berukuran tipis ini tersusun dari beberapa protein.

Protein adalah senyawa organik kompleks yang berbobot molekul tinggi ini merupakan asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida.

Dengan secara bersamaan, untuk filamen yang tebal tersusun atas beberapa lembar protein miosin Sehingga dengan adanya Filamen tebal dan tipis ini akan membantu dalam membentuk suatu lapisan yang tadinya saling tindih selanjutnya disusun menjadi satuan fungsional disebut sarkomer.

Hal ini karena dengan adanya cara pengaturan miofilamennya, Pada akhirnya miofibril tampak memiliki sebuah pita gelap dan terang, yang memberikan tampilan otot lurik.

Lalu dalam penyebutan umumnya pada pita yang gelap disebut dengan pita A, yang tersusun dari filamen tebal dan beberapa filamen tipis.

Pada bagian tengah pita A adalah sebuah pusat yaitu suatu zona – H, yang mana pada wilayah ini cuman ada filamen tebal, dan garis – M, yang di dalamnya terdapat suatu enzim yang ikut terlibat di dalam proses metabolisme energi.

Baca Juga :  Basidiomycota

Lalu untuk Pita terang, umumnya disebut dengan pita I, Adalah suatu lokasi dan di dalamnya terkandung sebuah filamen tipis.

Dapat dijumpai di antara pita A dan I dan bermula dari sebuah pusat yang dikenal dengan sebutan garis Z.

Garis Z merupakan suatu cakram yang tersusun dari protein α-aktinin yang menurun dengan menjangkar terhadap filamen aktin tipis dan bertugas sebagai sebuah dinding pembatas antara subunit sarkomer.

Fungsi Miofibril

Miofibril Adalah
Miofibril Adalah

Apabila penyusunan Miofibril tersebut dibantu dan disusun oleh sarkomer yaitu unit fungsional otot. Selain itu, terdapat kegunaan atau fungsi dari miofibril tersebut untuk membantu bertindak dalam melakukan suatu kontraksi otot dengan melalui perantara model filamen.

Yang dimana ketika otot – otot sedang disandarkan atau di istirahatkan, akan terjadinya tumpang tindih yang tidak sesuai dan tepat terhadap filamen tipis dan tebal Sehingga dari sejumlah area tersebut akan terdapat satu dari dua jenis.

Ketika otot – otot melakukan kontraksi, maka sarkomer akan memendek dikarenakan oleh filamen tebal dan tipis yang mengalami pergeseran satu sama lain. Maka dari itu terjadilah tumpang tindih lebih besar antara filamen dan zona -H dan juga pita I.

Tetapi jika panjang sarkomer mengalami penurunan ketika proses kontraksi otot berlangsung, maka pada panjang miofilament itu sendiri tidak akan mengalami perubahan.

Selanjutnya pada gerakan miofilamen akan dibantu oleh hidrolisis ATP yang akan dikemas menjadi ADP dan fosfat anorganik.

Dimana sedang dalam posisi istirahat, ketika yang bersamaan ada sebuah molekul ATP yang menempel di bagian kepala miosin globular pada filamen tebal.

Ketika ATP dihidrolisis pada bagian kepala miosin akan mengubah konformasi dan akan membentuk suatu pelengkap yang disebut sebagai jembatan silang dengan filamen tipis.

Baca Juga :  Letak Nomor Ijazah

Dan ketika ADP dan molekul fosfat itu dilepaskan pada bagian kepala myosin tersebut akan kembali mengubah konformasi dan memberikan dorongan terhadap filamen tipis menuju pusat sarkomer.

Jika pada molekul ATP itu baru, maka selanjutnya akan mengikat ke kepala myosin. Dan mengulang kembali ke konformasi dengan semula dan hanya melepaskan filamen tipis dari tempat barunya maka lebih dekat dengan garis tengah M.

Dengan cara berangsur – angsur siklus tersebut salalu mengulang dengan sendirinya, Dimana molekul ATP baru dihidrolisis menjadi ADP dan fosfat anorganik, lalu pada bagian kepala myosin akan membantu mengubah konformasi, dan akan menghasilkan filamen tipis yang nantinya akan didorong ke arah pusat sarkomer.

Maka dari itu semua filamen tebal yang berada di dalamnya berisikan sampai ratusan kepala myosin yang dapat membuat sebuah jembatan secara silang dengan filamen tipis sekitar lima kali per detik. dengan adanya Kontraksi dari miofibril maka bisa menghasilkan kontraksi otot.

Dalam proses berlangsungnya Kontraksi otot tersebut dibantu oleh ATP. Karena serat otot tersebut hanya menyimpan sejumlah kecil ATP, pada sebuah energi yang diperoleh dari dua senyawa lain yang disimpan dalam otot adalah kreatin fosfat dan glikogen.

Selanjutnya ATP akan disematkan di dalam serat otot, lalu pada ATP dapat diolah dengan kreatin fosfat, sehingga dapat dipakai untuk semburan energi dalam jangka pendek.

Dan sekiranya mereka dapat membantu untuk mempersiapkan energi sampai dengan 15 detik.

Namun Glikogen dapat mempersiapkan sumber energi dalam jangka panjang, pada glikogen tersebut dapat dilepas menjadi glukosa, dan akhirnya diubah lagi menjadi ATP yaitu dengan cara melalui glikolisis dan respirasi aerobik.

Nah demikianlah yang dapat dosenku.co.id sampaikan, semoga serangkaian ulasan di atas bisa bermanfaat untuk sahabat semua.

Baca Juga :  Kingdom Animalia

Letak Nomor Ijazah

dosenku
3 min read

Deutro Melayu

dosenku
4 min read

Pemberontakan PRRI

dosenku
4 min read