Tajuk Rencana

6 min read

Tajuk Rencana

Tajuk rencana merupakan artikel utama di surat kabar, yang merupakan pandangan editor acara yang sedang dibahas pada saat surat kabar itu diterbitkan.

Dalam tajuk rencana ini, keberadaan masalah atau informasi nyata juga biasanya diungkapkan, pernyataan tentang pentingnya masalah, pendapat redaksi tentang masalah tersebut, kritik dan saran untuk masalah tersebut dan harapan redaksi untuk berpartisipasi dalam pembaca.

Tajuk rencana editorial juga disebut “Induk karangan” (Hoofd Article), “Opini Redaksi” (Desk Opinion) atau “Leader”. Penulis tajuk juga disebut leader writer.

Tajuk rencana atau Editorial adalah salah satu karangan argumentatif yang ditulis oleh editor media massa tentang isu – isu faktual dan nyata (saat ini sedang terjadi atau sedang dibahas oleh banyak orang).

Isi tajuk adalah pandangan atau tanggapan oleh penulis tentang suatu masalah atau peristiwa. Tajuk rencana juga bisa disebut editorial.

Tajuk Rencana
Tajuk Rencana

Struktur Tajuk Rencana

Berikut ini merupakan struktur yang harus selalu ada di dalam setiap pembuatan tulisannya yang diantaranya yaitu :

Judul

Pilih judul yang sesuai dengan topik yang akan dibahas dalam tajuk dan buatlah judulnya seprovokatif mungkin, untuk mengundang minat membaca orang – orang yang melihatnya.

Latar Belakang Masalah

Bagian ini seperti sinopsis, menggambarkan masalah yang akan dibahas secara singkat sehingga pembaca tertarik untuk terus membaca.

Tokoh

Dalam bagian ini mengungkapkan para tokoh – tokoh yang terkait (opsional).

Persoalan

Setelah secara singkat membahas masalah yang akan dianalisis, penulis dapat terus menjelaskan masalah yang telah terjadi hingga menjadi isu.

Tuturkanlah setiap peristiwa secara kronologis, untuk memfasilitasi pemahaman pembaca.

Jika ada tokoh yang benar – benar relevan yang dianggap penting, sertakan dalam sebuah artikel.

Peristiwa Yang Dijabarkan

Peristiwa yang akan dijelaskan dalam editorial harus koheren, yang artinya dijelaskan secara kronologis tentang masalah yang dibahas.

Penulis juga harus menggambarkan acara sejelas mungkin. Jadi, biasanya di akhir paragraf, ada penegasan kembali.

Opini

Setelah menganalisis masalah secara menyeluruh, penulis juga dapat menyampaikan pendapatnya. Pendapat harus netral dan tidak memihak kepada siapa pun.

Saran

Karena fungsinya memberikan informasi dan solusi, setiap editorial harus berisi saran yang dianggap ideal oleh penulis untuk menyelesaikan masalah yang sedang dibahas.

Baca Juga :  Teks Eksposisi

Kesimpulan

Setelah mengajukan ulasan masalah, pendapat dan saran, itu harus ditutup dengan elegan dengan kesimpulan penulis. Kesimpulannya juga bisa berupa ringkasan dari semua yang disajikan sebelumnya.

Sumber Berita

Penulis harus dapat menyertakan sumber informasi. Ini juga penting karena, umumnya pembaca juga memerlukan referensi yang dapat diandalkan untuk menerima informasi dari editorial.

Anggota Redaksi

Mengenakan tim yang terlibat dalam suatu pemberitaan dalam surat kabar.

Jangan lupa baca juga : Cerita Fantasi

Ciri – Ciri Tajuk Rencana

  • Penulisan singkat dalam bentuk opini tentang peristiwa nyata.
  • Berisi ulasan masalah yang sedang dimuat.
  • Tajuk rencana atau editorial hanya dapat dipublikasikan di surat kabar.
  • Undang publik untuk tidak pernah ketinggalan berita yang sedang hangat dibicarakan.
  • Juga bukan bersifat memprofokasi masyarakat.
  • Gaya bahasa yang digunakan dalam sebuah artikel adalah formal.
  • Tulisan juga harus sesuai dengan EYD.
  • Editorial ini umumnya berskala nasional, berita internasional dapat berupa tajuk rencana atau editorial, jika berita tersebut memiliki dampak di tingkat nasional.
  • Tajuk rencana tertuang pikiran subjetif redaksi atau pribadi.

Jenis – Jenis Tajuk Rencana

Berikut ini merupakan beberapa jenis – jenis tajuuk rencana, ialah :

Tajuk Rencana Yang Bersifat Memberikan Informasi Semata

Ini berisi materi yang menggambarkan peristiwa yang sedang dikembangkan dan banyak dalam percakapan nyata masyarakat.

Tajuk Rencana Yang Bersifat Menjelaskan

Memberikan penjelasan terperinci dan jelas tentang masalah yang saat ini sedang dibahas di masyarakat dan intervensi tertentu.

Tajuk Rencana Yang Bersifat Memberikan Argumentasi

Materi argumentatif berarti, secara tertulis, analisis berdasarkan alasan yang didasarkan pada fakta dan data yang tepat, selain menjelaskan jawaban atas pertanyaan sebab dan akibat.

Tajuk Rencana Yang Bersifat Menjuruskan Timbulnya Aksi

Jenis editorial ini adalah pilar yang mendorong aksi masyarakat. Penulis editorial ingin mengambil tindakan cepat. Namun, pembaca surat kabar akrab dengan situasi dan kurang termotivasi untuk bertindak.

Tajuk Rencana Yang Bersifat Jihad

Editorial ini sering datang secara berurutan dan memiliki sikap yang jelas terhadap suatu masalah. Tujuannya juga jelas untuk membuat perubahan. Misalnya, editorial yang sedang berlangsung tentang anti judi dan penghapusan judi.

Tajuk Rencana Yang Bersifat Membujuk

Biasanya materi yang membujuk untuk mengundang beberapa kelompok untuk merespons peristiwa yang sedang terjadi.

Tajuk Rencana Yang Bersifat Memuji

Ini berisi materi yang memberikan hadiah kepada pihak yang dianggap telah berhasil melakukan sesuatu atau karena telah melayani masyarakat luas.

Tajuk Rencana Yang Bersifat Menghibur

Berisi materi yang memberikan hiburan bagi pembaca. Biasanya berisi humor yang digunakan untuk mengundang orang untuk memperhatikan fenomena yang sedang dikembangkan atau dibahas.

Sifat – Sifat Tajuk Rencana

Beberapa sifat yang dimiliki oleh tajuk rencana, diantaranya adalah seperti dibawah ini :

  • Bersifat krusial dan dapat ditulis secara berkala, tergantung pada publikasi media, misalnya, seperti dalam media harian, mingguan dan bulanan.
  • Bersifat menanggapi situasi panas atau banyak dibahas di masyarakat secara umum, seperti politik, pemerintah, sosial, budaya, olahraga dan lain-lain, tergantung pada media massa yang membahasnya.
  • Memiliki konsistensi yang teratur dengan pembaca, terkait dengan sikap media massa yang menulisnya.
  • Terkait erat dengan kebijakan media yang dimaksud, karena masing – masing media massa memiliki kepentingan berbeda yang meliput media massa.
Baca Juga :  Jenis - Jenis Fosfolipid

Jangan lupa baca juga : Cerita Fabel

Fungsi Tajuk Rencana

Berikut ini beberapa fungsi tajuk rencana, ialah :

Menjelaskan Berita (Explaining The News)

Tajuk rencana menjelaskan berita penting kepada pembaca. Editorial berfungsi sebagai guru, menjelaskan bagaimana peristiwa tertentu terjadi, serta faktor – faktor apa yang diperhitungkan untuk menghasilkan perubahan dalam kebijakan pemerintah.

Menjelaskan Latar Belakang (Filling In Background)

Tajuk rencana bisa menggambarkan peristiwa – peristiwa ini dengan latar belakang sejarahnya, yaitu dengan menghubungkannya ke dalam sesuatu yang telah terjadi sebelumnya.

Editorial dapat menunjukkan hubungan antara peristiwa yang terpisah seperti : politik, ekonomi, sosial. terkadang editorial berisi visi dan menunjukkan kesamaan dalam sejarah, yaitu kesamaan yang bertujuan dalam mendidik masyarakat.

Meramalkan Masa Depan (Forecasting The Future)

Tajuk rencana menyajikan analisis yang melintasi batas – batas peristiwa terkini untuk memprediksi sesuatu yang akan terjadi di masa depan.

Menyampaikan Pertimbangan Moral (Passing Moral Jugment)

Menurut tradisi kuno, penulis editorial bertugas mempertahankan kata hati masyarakat.

Kami diharapkan menjaga masalah moral dan mempertahankan posisi mereka. Dengan demikian, penulis editorial akan berurusan dalam “pertimbangan nilai”.

Kami memberi tahu pembaca tentang yang benar dan yang salah. Kami memperjuangkan sesuatu yang benar dan menyerang kejahatan.

Tujuan Tajuk Rencana

  • Undang publik untuk berpikir kritis ketika menanggapi isu atau peristiwa yang saat ini beredar di masyarakat.
  • Berikan pendapat kepada publik (pembaca) tentang masalah atau peristiwa yang terjadi di masyarakat.
  • Tajuk rencana atau editorial umumnya bertujuan untuk menjelaskan berita, artinya dan pengaruhnya terhadap masyarakat.
  • Tajuk rencana atau editorial juga mengisi latar belakang antara berita dan realitas sosial dan faktor – faktor yang dapat mempengaruhinya secara lebih komprehensif.
  • Dalam tajuk rencana atau editorial, kadang – kadang ada juga ramalan atau analisis kondisi yang berfungsi untuk mempersiapkan masyarakatterhadap kemungkinan yang mungkin terjadi dan untuk melanjutkan penilaian moral berita.

Syarat – Syarat Sebuah Tajuk Rencana

Bahasa Semiformal

Tulisan ini biasanya ditemukan di surat kabar, sehingga tidak dapat diklasifikasikan sebagai tulisan ilmiah.

Karena alasan ini, bahasa yang digunakan tidak harus sangat standar dan formal. Gunakan bahasa semi formal yang biasa anda temui setiap hari, tetapi dengan ejaan dan aturan yang baik dan benar.

Isi Singkat Dan Padat

Editorial bukan esai atau makalah. Cukup tulis saja masalah dan opini secara singkat. Hindari pernyataan berulang.

Meski begitu, periksa apakah masalah, opini dan saran itu disampaikan dengan baik dan menyeluruh.

Pilih Isu Yang Relevan

Editorial ini untuk memberikan informasi dan pendapat terkini tentang topik – topik yang hangat di masyarakat.

Karena itu, ketika menulisnya, pastikan bahwa masalah yang anda pilih akan menjadi topik yang benar – benar dibahas dan akan berdampak besar pada kehidupan masyarakat.

Harus Fungsional

Penulisan yang dilakukan tidak hanya mampu menjelaskan masalah, tetapi juga untuk mengekspresikan ide penyelesaian masalah.

Baca Juga :  Kingdom Animalia

Pastikan bahwa solusi yang disarankan masuk akal dan dapat diterapkan sehingga editorial anda benar – benar berfungsi untuk membantu masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat.

Contoh Tajuk Rencana

Nilai Budaya Di Masyarakat Kian Meluntur

Nilai – nilai budaya lokal kian ini menghilang, bahkan menghilang di masyarakat.

Kecenderungan ini hampir terlihat dalam banyak kehidupan, sosial, politik dan hukum.

Memerlukan budayawan yang sangat kuat dibutuhkan sebagai katalis untuk perubahan zaman. Saat ini, masyarakat kita mengalami keruntuhan dalam hal budaya.

Yang lebih dominan sekarang adalah karakter egois, individualistis, konsumeris, kehilangan nasionalisme, krisis kreatif dalam seni.

Nilai – nilai budaya semakin tergeser. Hari ini, semuanya telah berubah juga. Yang kita lihat hanyalah Bandung adalah kota outlet, dengan faktor ekonomi lebih dominan daripada elemen budaya saat ini.

Pudarnya budaya ini secara tidak langsung dapat dipengaruhi oleh perilaku di televisi kita.

Budaya TV menerima bagian yang sangat minim karena peringkat yang rendah. Saat ini, gosip dan sinetron lebih berharga daripada tontonan budaya.

Lebih buruk lagi, hilangnya nilai – nilai budaya juga terjadi dalam kehidupan hukum.

Sekarang, siapa yang akan merasa jika pembacaannya tidak normal, memproses SIM tidak dengan cara menembak? Ini adalah ironi budaya dalam hukum kita.

Mereka yang tidak menembak dianggap tidak normal. Budaya kesadaran hukum dalam masyarakat sekarang berada pada titik terendah, jika tidak mati.

Pelanggar ironisnya adalah para pembuat hukum itu sendiri. Budaya kita tidak berfungsi karena nuansa politik yang lebih kuat.

Kita juga harus segera keluar dari kondisi ini. Kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus segera kembali untuk menyebut Pancasila sebagai salah satu pilar negara ini.

Pancasila juga harus menghidupkan semua tindakan kita. Jangan sampai kita terus mengabaikan dan dengan ringan mengatasi berbagai degradasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang kita hadapi.

Karena, dampak paling serius bukanlah pada saat ini, tetapi dalam beberapa dekade mendatang, ketika era globalisasi yang semakin mengaburkan beberapa perbatasan, bahkan ideologi, semakin dalam di berbagai kehidupan kita.

Kami juga mengakui, dalam keterpurukan seperti sekarang, bahwa upaya ini sangat berat karena sangat kompleks. Tetapi kita juga tidak boleh menyerah.

Peluang terbuka tetap di semua sisi kehidupan untuk memulihkan kondisi jiwa, kepribadian bangsa, yang beberapa dari kita sebut keadaan “sakit”.

Upaya untuk memperbaikinya terutama diharapkan oleh administrator pemerintah. Mulai dari level tertinggi ke terendah. Mereka juga harus menjadi pelopor, panutan, ke arah itu.

Berlebihan? Tidak! Sebab, di satu sisi, mereka akan menjadi cerminan dari kondisi jiwa bangsa ini.

Editorial atau tajuk rencana ditulis berdasarkan sudut pandang?

Guna menginformasikan harapan kepada pembaca.

Tajuk rencana adalah?

Tajuk rencana ialah artikel paling pokok di suatu surat kabar yang menayangkan sebuah pandangan pada redaksi yang menampilkan peristiwa – peristiwa yang sedang menjadi berita terbaru pada saat surat kabar itu sedang diluncurkan.

Mungkin itu saja yang dapat dosenku.co.id sampaikan, semoga serangkaian ulasan kali ini dapat memberikan banyak manfaat untuk sahabat dosenku.co.id semua. Terimakasih Atas Kunjungannnya.

Deutro Melayu

dosenku
4 min read

Pemberontakan PRRI

dosenku
4 min read

Cerita Fantasi

dosenku
8 min read